Friday, June 5, 2015

kamu #2

Akhir akhir ini aku mengingat bahwa ada hal yang terus mengusikku

Bukan, bukan mengangguku

Tapi, lebih kepada menyita perhatianku

Yaitu kamu

Dan mimpi itu

Kamu mengajukan permintaan untuk menikahiku

Untuk hidup bersamaku

Sesederhana itu, mimpiku

Dan aku menyetujuinya

Dalam diam, aku meng-aamiinkan setiap apa mimpi bercerita

Aku dapat mengingat semuanya, seperti roll film yang dapat diputar kapan saja

Aku ingin, tak sekedar menjadi bunga tidur saja

Tapi bunga nyata

Semoga Tuhan mendengar semua harapku dan doaku


Kamu, aku menunggumu.

No comments:

Post a Comment