Friday, June 26, 2015

kamu #5

Hai kamu.

Yang menjadi masa depanku

Yang mendampingiku dikala aku rapuh

Yang membimbingku dikala aku salah mengambil langkah

Apa kabarmu?

Aku merindukanmu.

Aku ingin memelukmu, dalam rinduku

Tapi aku sudah berpesan pada Tuhan untuk menyampaikan rinduku ini melalui doa yang kupanjatkan untukmu

Bisa kau rasakan itu?

Seperti melihat senja di sore hari

Ditemani dengan secangkir kopi

Sehangat itu rinduku

Aku ingin bertanya padamu

Bisakah kau berjanji, dalam diammu

Untuk tetap mencintaiku?

Untuk tetap berada di sampingku?

Untuk tetap mendampingiku?

Karena sepanjang waktu

Yang aku butuhkan hanya kamu

Oya, satu lagi,

Jadilah masa depanku.

kamu #4

Jika kamu yang memang Tuhan pilihkan untuk hati ini berlabuh

Tolong yakinkan aku

Untuk tidak goyah dalam pendirianku

Untuk tetap mencintaimu dalam diamku

Untuk tetap mendoakanmu dimalam sepi

Meminta kepada Tuhan akan pintaku yang berjuta tentangmu

Jika Tuhan izinkan

Persatukan kami dalam cara yang disukai-Nya

Aku akan tetap mendoakanmu

Sepanjang kau yakinkan aku, bahwa kau mampu

Yakinkan aku sekali lagi

Bahwa aku jatuh cinta pada orang yang benar

Bahwa aku menaruh hati

Bahwa aku mengirimkan rindu

Hanya untukmu

Aku selalu berdoa pada Tuhan,

Tolong jatuh cintakan aku pada orang yang mencintaiku dengan tulus

Yang kuharap itu kamu.

Monday, June 15, 2015

Aku Merindukanmu

Mungkin malam adalah saat yang tepat untuk merindu
Mengulang cerita hari itu dalam pikiran
Dari suka hingga duka

Yang kuingat adalah saat bersamamu
Seperti mimpi kemarin malam
Lepas begitu saja
Tapi masih kuingat jelas 

Apa kabarmu? 
Andai saja jarak tidak jadi masalah untuk dapat bertemu
Aku akan berkunjung
Tapi apa daya, jarak terlalu membentang jauh
Tak hanya bisa diraih dalam sejengkal

Aku merindukanmu
Itu saja yang bisa kuungkapkan
Seperti biasa, aku hanya bisa menggenggammu lewat doa
Kutitipkan sepucuk rindu untukmu
Semoga doaku sampai kepadamu

Karena aku merindukanmu

Saturday, June 6, 2015

kamu #3

Malam ini aku bermimpi tentangmu kembali

Akhir-akhir ini, sosokmu seringkali hadir dalam benak mimpi

Kita menghabiskan senja bersama

Dengan segala kenyamanan, aku duduk disampingmu

Kamu berkata, "jangan tinggalkan aku"

Aku tersenyum dan mengangguk

Aku tahu, tidak ada yang mustahil

Termasuk memilikimu

Yakinlah, kita berada pada jalur yang sama

Aku butuh keyakinanmu 

Kemudian, bunyi alarm mengusikku dari lelapku bersamamu

Semoga bisa kuperpanjang mimpi itu denganmu 

Atau lebih baik

Tidak usah bermimpi

Tapi menjadi nyata.

Friday, June 5, 2015

kamu #2

Akhir akhir ini aku mengingat bahwa ada hal yang terus mengusikku

Bukan, bukan mengangguku

Tapi, lebih kepada menyita perhatianku

Yaitu kamu

Dan mimpi itu

Kamu mengajukan permintaan untuk menikahiku

Untuk hidup bersamaku

Sesederhana itu, mimpiku

Dan aku menyetujuinya

Dalam diam, aku meng-aamiinkan setiap apa mimpi bercerita

Aku dapat mengingat semuanya, seperti roll film yang dapat diputar kapan saja

Aku ingin, tak sekedar menjadi bunga tidur saja

Tapi bunga nyata

Semoga Tuhan mendengar semua harapku dan doaku


Kamu, aku menunggumu.

kamu

Awalnya aku acuh pada dirimu

Semakin lama, ada yang berbeda dari diriku

Aku merasa jatuh cinta lagi, setelah lama ku tak merasa

Malam itu kita berbicara banyak hal

Aku merasa nyaman, selayaknya dua insan yang sudah lama mengenal

Aku meminta izin pada hatiku

Untuk bisa jatuh cinta lagi

Dan aku berdoa

Untuk dirimu, dan diriku

Biar Tuhan dan aku saja yang tahu

Dengan siapa aku jatuh cinta

Aku ingin menikmati rasa ini sendiri dahulu

Dan aku harap

Semoga Tuhan menyampaikan salamku padamu

Untuk kita terus bisa bersama

Dalam wadah waktu yang terus berputar

Dalam anganku yang tak kunjung habis

Dan cintaku yang kuharap tak akan sia-sia

Sebab, mempertahankan rasa tak semudah memulai rasa.